Timnas Indonesia Siap Hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series Maret 2026, Elkan Baggott Berpeluang Comeback – PSSI: “Sesuai Kebutuhan Saja
Jakarta, 7 Maret 2026 – Semangat Garuda Muda kembali bergema menjelang FIFA Series Maret 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Timnas Indonesia senior dijadwalkan membuka laga pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB melawan Saint Kitts and Nevis, sebelum final turnamen mini tersebut pada Senin, 30 Maret melawan pemenang antara Bulgaria vs Kepulauan Solomon.
ANGKARAJAPelatih kepala John Herdman menekankan pentingnya dua laga ini sebagai fondasi pembangunan tim menuju kualifikasi Piala Dunia 2026 lanjutan dan Piala Asia 2027. “Ini bukan sekadar friendly match. Kami butuh pengalaman internasional, chemistry yang lebih kuat, dan momentum positif,” ujar Herdman dalam sesi media baru-baru ini.
Salah satu sorotan utama adalah peluang kembalinya bek naturalisasi Elkan Baggott ke skuad Garuda. Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menyatakan bahwa pemanggilan Elkan akan dilakukan “sesuai kebutuhan” pelatih, bukan paksaan. “Soal Elkan, bukan di pelatih, tapi di pemain pada saat itu. Jika dia fit dan siap, tentu kami sambut baik. Dia punya pengalaman Eropa yang berharga,” kata Arya usai acara buka bersama PSSI di GBK, Jumat (6/3).
Di sisi lain, Timnas U-17 Indonesia juga sedang mempersiapkan diri untuk Piala AFF U-17 2026 yang akan digelar di Jawa Timur. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto berencana memanggil tiga pemain diaspora dari Inggris, Australia, dan Selandia Baru untuk memperkuat skuad. Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Timor Leste, dan Vietnam—pertandingan melawan Malaysia diprediksi bakal jadi laga panas yang dinanti publik.
Sementara itu, di cabang bulutangkis, enam wakil Indonesia berhasil lolos ke perempat final All England 2026, meski ganda putri gagal melaju ke semifinal. Di basket, Satria Muda memimpin klasemen IBL 2026 setelah mengalahkan Satya Wacana dengan skor telak 97-59.
Prestasi olahraga nasional di awal 2026 juga ditopang oleh kolaborasi Kemenpora dengan Komnas Perempuan untuk mencegah kekerasan seksual di lingkungan olahraga, serta persiapan atlet padel menuju Asian Games 2026.
Menpora Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah: “Olahraga bukan hanya prestasi, tapi juga pembentukan karakter dan keamanan bagi semua atlet, terutama generasi muda.”
